
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para menteri dan ibu Megawati, para undangan lainnya serta seluruh masyarakat yang telah membantu acara Pelebon ibu saya," kata Tjok Oka Ardhana Sukawati alias Cok Ace, selaku anak dan wakil keluarga Puri Ubud, dalam sambutannya, di Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat.
Para menteri yang hadir dan menyaksikan proses Pelebon (Ngaben) di antaranya menteri dalam negeri Tjahyo Kumolo, menteri pariwisata Arief Yahya, menteri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti, menteri UKM dan Koperasi Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Jaksa Agung Prasetyo, dan ketua umum DPP PDIP Megawati.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada MURI yang memberikan penghargaan rekor baru untuk Bade tertinggi 27,5 meter, dengan berat 11 ton, dan dibantu 3.900 orang, meliputi pembawa patung Lembu, Bade, penari, pengiring gamelan dan lain-lainnya," kata Cok Ace.
Permaisuri Ubud AA Niang Agung merupakan ibu dari, Tjokorda Istri Atun Sukawati, Tjok Gde Putra Sukawati, Tjok Oka Ardhana Sukawati alias Cok Ace, dan Tjok Gde Raka Sukawati. Ia sudah berusia 96 tahun yang meninggal karena faktor usia.
Putranya Cok Ace yang mantan bupati Gianyar, ketua PHRI Bali dan kini maju calon wakil Gubernur Bali dalam Pilkada 2018 bersama i Wayan Koster, calon gubernur yang didukung oleh PDIP.
Selain para menteri, ribuan turis mancanegara dan domestik tampak memadati halaman dalam Puri Ubud dan jalan raya Ubud untuk menyaksikan prosesi mulai dari tarian, arak-arakan mulai dari Puri Ubud ke Puri Dalam Puri, di jalan Tebasaye, sekitar 1 Km.
Acara Plebon ini menarik ribuan turis karena prosesnya mengerahkan ribuan masyarakat Ubud, yang mau mengangkat Bade seberat 11 ton dengan sukarela tanpa dibayar. Secara sukarela masyarakat Ubud berpartipasi dalam tarian dan memainkan gamelan di beberapa lokasi.
Kegiatan yang paling meriah adalah arak-arakan membawa patung Lembu (sapi) dan Bade menara setinggi 27,5 meter dengan berat sebesar 11 ton sejauh sekitar satu Km dari Puri Ubud ke Pura Dalam Puri. Ribuan masyarakat bergotong royong membawa Bade dan setiap 50 meter harus istirahat dan bergantian orang.
0 Response to "Menteri dan Megawati saksikan Plebon di Ubud"
Posting Komentar