
"Jumlah itu melampaui target yang ditetapkan sebesar 5,50 juta orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Jumat.
Ia mengatakan tujuan pelancong dari berbagai negara di belahan dunia itu untuk menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali maupun untuk mengikuti berbagai kegiatan pertemuan dan seminar tingkat internasional.
"Mereka datang melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya dan 40.925 orang lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar," katanya.
Khusus bulan Desember 2017, wisatawan mancanegara yang berliburan ke Bali tercatat 315.909 orang yang terdiri atas mereka yang datang melalui Bandara Ngurah Rai 307.321 orang dan pelabuhan laut 8.588 orang.
Jumlah pelancong pada bulan itu merosot 28,66 persen dibandingkan dengan bulan Desember 2016, atau menurun 12,49 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (November 2017), sebagai akibat erupsi Gunung Agung yang sempat menyebabkan beberapa hari Bandara Ngurah Rai tutup.
Adi Nugroho menjelaskan, dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, delapan negara di antaranya mengalami peningkatan signifikan dan dua negara mengalami penurunan, yakni Australia 4,21 persen dari 1.143.157 orang selama tahun 2016 menjadi 1.094.974 orang pada tahun 2017.
Demikian pula wisatawan asal Malaysia merosot sebanyak 9.262 orang atau 5,15 persen dari 179.721 orang selama tahun 2016 menjadi 170.459 orang selama tahun 2017.
Sementara itu, delapan negara yang masyarakatnya semakin bergairah menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali terdiri atas wisatawan China yang berada pada peringkat pertama meningkat 395.079 orang atau 39,88 persen dari 990.771 orang tahun 2016 menjadi 1.385.850 orang.
Selanjutnya, India yang berada pada peringkat ketiga meningkat 85.410 orang atau 45,59 persen dari 187.351 orang pada tahun 2016 menjadi 272.761 orang pada tahun 2017, wisatawan Jepang meningkat 17.989 oang atau 7,65 persen dari 235.009 orang pada tahun 2016 menjadi 252.998 orang pada tahun 2017.
Wisatawan Inggris berada pada peringkat keenam meningkat 22.306 orang atau 10,07 persen dari 221.521 orang pada tahun 2016 menjadi 243.827 orang pada tahun 2017, dan masyarakat Amerika Serika berwisata ke Bali naik 12,11 persen dari 170.457 orang menjadi 191.106 orang.
Sementara itu, wisatawan Perancis naik 7,61 persen dari 165.291 orang menjadi 177.884 orang, wisatawan Jerman naik 15,11 persen dari 153.925 orang menjadi 177.184 orang dan Korea Selatan naik 15,45 persen dari 151.440 orang menjadi 174.842 orang.
Masyarakat dari berbagai negara lainnya yang berliburan ke Bali meningkat 17,04 persen dari 1,32 juta orang pada tahun 2016 menjadi 1,55 juta orang pada tahun 2017, ujar Adi Nugroho. (WDY)
0 Response to "BPS: Kunjungan wisman ke Bali meningkat 15,6 persen"
Posting Komentar