"Bapak Wapres dan keluarga, dari 29 Desember-1 Januari akan berlibur di Bali, menghabiskan waktu di Bali," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden, Wapres, dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja, di Denpasar, Jumat malam.
Pramono menambahkan, dalam rapat tersebut juga diputuskan pencabutan status tanggap darurat bencana Gunung Agung supaya tidak menimbulkan multitafsir bagi negara-negara lain.
"Selama ini dengan status tanggap darurat membuat mereka menjadi ketakutan, sehingga mereka mengeluarkan travel ban dan sebagainya," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan dengan kehadiran langsung Presiden Joko Widodo ke Bali sangat memberikan dampak positif. "Presiden tanpa banyak bicara, sudah bicara banyak bahwa Bali normal," ujarnya.
Hal itu, lanjut dia, ditunjukkan dengan jumlah kunjungan wisman ke Bali untuk hari ini saja mencapai sekitar 12.300 orang atau sekitar 80 persen dari kunjungan wisatawan pada saat Bali dalam keadaan normal sebelum terdampak erupsi Gunung Agung.
"Sebelumnya kedatangan wisman rata-rata 15 ribu perhari, dan sempat tinggal 2.000. Namun hari ini sudah mencapai 12.300 orang," ucapnya. (*)
0 Response to "Wapres Habiskan Libur Akhir Tahun di Bali"
Posting Komentar