"Wisatawan Tiongkok berliburan ke Bali sebanyak 820.345 orang selama sepuluh bulan pertama 2016, meningkat 36,26 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 602.049 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Selasa.
Ia mengatakan, dengan demikian negeri Tirai Bambu itu memberikan kontribusi sebesar 20,15 persen dari total wisman ke Bali sebanyak 4,07 juta orang selama sepuluh bulan pertama 2016.
Sedangkan Australia yang berada di peringkat teratas masyarakatnya yang berwisata ke Bali tercatat 954.957 orang, meningkat 16,16 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 822.127 orang.
Australia memberikan kontribusi 23,45 persen dari total wisman ke Bali, persentase tertinggi dibanding sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Pulau Dewata, ujar Adi Nugroho.
Sementara Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar, Bali Hu Yinquan sebelumnya meminta kepada semua wisatawan asal Tirai Bambu yang melakukan perjalanan wisata, khususnya ke Pulau Dewata menaati ketentuan hukum Indonesia, menghormati agama dan adat istiadat yang berlaku di negeri ini.
Konjen Tiongkok di Denpasar juga meminta kepada instansi pemerintah yang terkait bisa terus memperbaiki fasilitas pendukung sektor pariwisata untuk wisatawan asal Tiongkok, misalnya menyediakan pelayanan dalam bahasa Mandarin.
Untuk itu konsulat Jenderal Tiongkok sejak berdiri di Denpasar telah menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan pemerintah setempat, terutama dengan Dinas Pariwisata, Polda Bali dan Kantor Imigrasi.
Untuk itu pemerintah hendaknya membuat petunjuk jalan agar diikutsertakan dalam bahasa Mandarin supaya memudahkan kedatangan turis Tiongkok. Hal itu ditekankan karena turis Tiongkok diyakini akan bertambah banyak yang datang berlibur ke Bali.
Meningkatnya kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Bali berkat berbagai faktor antara lain pertumbuhan perekonomian masyarakat Tiongkok cukup menggembirakan.
Selain itu adanya penambahan maskapai penerbangan Garuda Indonesia memperluas pasarnya ke Tiongkok dengan menambah rute Denpasar-Shanghai setelah sebelumnya membuka rute Denpasar-Beijing dan Denpasar-Guangzhou pada 2015. (WDY)
Editor: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2016
0 Response to "Tiongkok Peringkat Kedua Pasok Wisman Ke Bali"
Posting Komentar