Desa Tigawasa Kembangkan Objek Wisata Berbasis Kerakyatan

Singaraja (Antara Bali) - Desa Tigawasa, Kabupaten Buleleng, Bali, mengembangkan objek wisata berbasis kerakyatan di daerah itu sebagai upaya melibatkan masyarakat dalam pembangunan.

"Kami juga sudah membicarakan permasalahan ini (pengembangan wisata,red.) dengan desa-desa tetangga kami," kata Kepala Desa Tigawasa Made Swadarmayasa di Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat.

Ia mengatakan Desa Tigawasa memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi salah satu objek wisata unggulan di kabupaten ujung utara "Pulau Dewata" tersebut.

Desa yang terletak kurang lebih delapan kilometer dari pusat Kota Singaraja tersebut, sejak dahulu terkenal sebagai sentra kerajinan tangan berbahan dasar bambu dari berbagai jenis.

Selain itu, ungkap dia, salah satu desa tua di Buleleng itu memiliki sejarah Bali Aga atau desa yang sudah ada sebelum pengaruh Kerajaan Majapahit dan lainnya masuk Bali.

"Kami juga memiliki hutan alam yang sangat potensial dikembangkan menjadi kebun raya. Permasalahan tersebut sempat kami perbincangkan dengan salah satu investor asal Buleleng juga," katanya.

Dalam hal keterlibatan masyarat, Swadarmayasa menegaskan pengembangan pariwisata tentu harus memberikan dampak kepada masyarakat.

"Oleh karena itu, kami inginkan pengembangan Tigawasa mengarah pada pengembangan berbasis masyarakat," demikian Swadarmayasa. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 Response to "Desa Tigawasa Kembangkan Objek Wisata Berbasis Kerakyatan"

Posting Komentar