Asita Bali Harapkan Lonjakan Wisatawan India

Denpasar (Antara Bali) - Asosiasi Agen Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali mengharapkan adanya lonjakan wisatawan India ke Pulau Dewata, setelah maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia membuka penerbangan perdana Jakarta-Mumbai.

Ketua Asita Bali, Ketut Ardana dihubungi di Denpasar, Senin mengatakan bahwa maskapai penerbangan harus memanfaatkan peluang dengan membuka rute-rute baru ke sejumlah destinasi dengan memperhatian negara-negara yang memiliki tingkat "outbound" atau bepergian yang tinggi.

Ia mengapresiasi adanya rute baru yang dibuka maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia ke Mumbai, India, sehingga membuka peluang lebih besar kunjungan wisatawan asal negeri yang terkenal dengan ikon Taj Mahal tersebut.

Maskapai penerbangan BUMN itu terbang ke kota bisnis tersebut dengan terlebih dahulu transit di Bangkok, Thailand.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan India ke Bali selama sembilan bulan periode Januari hingga September 2016 mencapai 130.012 orang atau naik 59,5 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 81.496 orang.

India dan Bali memiliki persamaan budaya yang bernafaskan Hindu sehingga hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan tersebut untuk berkunjung ke Pulau Dewata.

Total wisman yang berkunjung ke Bali selama Januari hingga September 2016 mencapai 3.639.550 orang atau naik 21 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2015 yang mencapai 2.990.813 orang. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 Response to "Asita Bali Harapkan Lonjakan Wisatawan India"

Posting Komentar